Senin, 13 Juni 2016

Kenali Siapa Saja Yang Wajib Puasa ?

Muslimedianews.com ~ Puasa Ramadhan adalah suatu kewajiban Bagi Ummat Islam. Kebanyakan Ulama' menyatakan bahwa Syariat Puasa dalam Islam diwajibkan pada Bulan Ramadhan sejak tahun ke 2 dari Hijrahnya Nabi Muhammad SAW.  Sebagian menyatakan Perintah Puasa Ramadhan sudah ada sejak Bulan Sya'ban tahun ke 2 Hijriyah. Bahkan sebagian lagi ada yang menyatakan Puasa Ramadhan telah diwajibkan ketika Rasulullah SAW di Mekkah sebelum Hijrah ke Madinah, akan tetapi sebagaimana kami sebutkan di awal kebanyakan Ulama' menyatakan Puasa Ramadhan diwajibkan pada Bulan Ramadhan tahun ke 2 Hijriyah.

Setelah kita tahu tentang kapan diwajibkannya Puasa Ramadhan, pertanyaannya adalah Untuk siapa saja Puasa tersebut diwajibkan?

Minggu, 12 Juni 2016

Apa Saja Yang Membatalkan Puasa ?

Muslimedianews.com ~ Dalam hal membatalkan Puasa, Habib Hasan Bin Ahmad Al-Kaff salah satu Murid Habib Zein Bin Smith (Madinah) menyebutkan dalam Kitabnya At-Taqriirot As-Sadiidah pada Bab Puasa  sebagai berikut :

Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa Itu Ada 2 Bagian :
1. Bagian pertama adalah yang membatalkan (menghabiskan) pahala puasa, akan tetapi dalam hal ini tidak wajib mengqodho' puasanya.

2. Bagian kedua adalah yang membatalkan Puasa itu sendiri sekaligus menghilangkan pahalanya jika dilakukan dengan tanpa Udzur, nah dalam hal ini wajib mengqodho' puasanya.

- Bagian Pertama
Hal-hal yang menghapus pahala puasa itu ada 6, yaitu :

Jumat, 10 Juni 2016

Allah Ada Dimana ? Jawaban Ilmiah dari Buya Yahya

Muslimedianews.com ~ Sering terlintas pertanyaan oleh beberapa orang "Allah Ada Dimana ?". Jawaban syubhat kadang dimunculkan oleh sekelompok orang yang mengaku salaf (aslinya : wahhabi / mujassimah), namun sebenarnya mereka tidak mewakili salaf. Mereka memberikan jawaban dengan "Allah ada diatas langit" padahal Salaf tidak pernah mengatakan demikian. Aqidah yang benar adalah "Allah Ada tanpa butuh pada tempat". Simak ulasan singkat padat dan jelas dari Dr. KH. Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah berikut ini :

Rabu, 08 Juni 2016

Hukum Melafadzkan Niat dalam Ibadah ?

Muslimedianews.com ~ Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr wb. Ustadz Muhammad Idrus Ramli yang saya hormati. Sebagaimana dimaklumi, kaum Muslimin di Nusantara apabila mau melaksanakan suatu ibadah, memulainya dengan niat yang diucapkan atau dilafalkan. Misalnya dalam ibadah shalat, akan  berkata ushalli, dalam ibadah wudhu akan berkata nawaitu dan seterusnya. Belakangan ini ada sebagian kelompok yang mengharamkan dan membid’ahkan melafalkan niat dalam ibadah. Mereka beralasan bahwa dalam ibadah shalat, puasa dan wudhu’ tidak ada hadits yang menganjurkan melafalkan niat. Lagi pula kata mereka, dalam soal ibadah tidak boleh melakukan qiyas. Bagaimana sebenarnya hukum melafalkan niat dalam ibadah dalam pandangan para fuqaha Ahlussunnah Wal-Jama’ah?
Jawaban:

Senin, 06 Juni 2016

KH. Ali Ma'shum Krapyak Mengulas Seputar Ibadah Ramadhan

Muslimedianews ~ Berikut adalah ulasan seputar ibadah Ramadhan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, KH. Ali Ma'shum.

1.    Dalil Puasa Ramadhan

Puasa bulan suci Ramadhan adalah fardhu ‘ain bagi setiap orang mukallaf (dewasa/baligh). Perintah pengamalannya (kefardhuannya) turun pada tanggal 10 Sya’ban 18 bulan setelah Nabi Saw. hijrah ke Madinah. Adapun dalil-dalil yang menjadi dasar hukum puasa adalah firman Allah Swt. QS. al-Baqarah ayat 183: 

Minggu, 05 Juni 2016

Zaid bin Haritsah: Sahabat Nabi yang Diabadikan dalam al-Qur’an

Jakarta, Muslimedianews ~ Abu Usamah atau yang lebih dikenal dengan nama Zaid bin Haritsah bin Syarahil (Abu Ishaq membacanya Syurahbil) merupakan seorang sahabat yang sangat istimewa. Begitu mulianya beliau, sampai-sampai beberapa hukum syariat pun turun berkenaan dengan kisahnya. Sejarah telah mengungkap bahwa, satu-satunya sahabat yang namanya diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an (al-Ahzab ayat 37) adalah Zaid bin Haritsah. Demikian pula, satu-satunya sahabat yang pernah diangkat Rasulullah SAW menjadi anak angkat/ mutabanna beliau juga Zaid bin Haritsah, sehingga beliau dikenal pada saat itu dengan panggilan Zaid bin Muhammad. Begitu kurang lebih keterangan yang dijelaskan oleh Imam Ibnu Atsir dalam Usd al-Ghabah-nya.

Sabtu, 04 Juni 2016

Kapankah Kita Wajib Puasa Ramadlan?

Muslimedianews.com ~ Sebelum jauh menjawab pertanyaan di atas sejenak kita akan membahas tentang pengertian puasa baik secara Etimology maupun Terminology.

Puasa Ramadhan
Puasa secara Etimology diartikan sebagai "Menahan", menahan diri dari apa saja seperti menahan diri untuk tidak tidur, tidak makan, tidak bicara dan lain-lain. Sedangkan secara Terminology, Puasa diartikan sebagai berikut : "Menahan diri dari hal-hal tertentu, dengan cara dan niat yang khusus".

Adapun kata Ramadhan sendiri adalah salah satu nama dari bulan ke 9 dalam penanggalan Hijriyah. Dinamakan Ramadhan karena saat orang-orang Arab menamai bulan-bulan mereka bertepatan dengan masa Romdho' yaitu cuaca yang sangat panas.

Setelah kita memahami arti Puasa baik secara Etimology maupun Terminology, sekarang kita akan menjawab pertanyaan tersebut di atas yaitu :

Kapankah Kita Wajib Berpuasa? 
Dalam hal ini, Al-Habib Ahmad Bin Umar Asy-Syathiri ketika mengomentari Pembahasan Puasa pada Kitab Safinatun Najah beliau menuturkan sebagai berikut :